Monday, November 2, 2009

ISI Rekaman KPK 9 File Durasi 4,5 Jam REKAYASA Suap PEMERASAN

FOTO GAMBAR ISI Rekaman KPK 9 File Durasi 4,5 Jam REKAYASA Suap PEMERASAN
ISI Rekaman KPK Berisi 9 File Durasi 4,5 Jam REKAYASA Suap PEMERASAN!

Rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbentuk 1 cakram (cd). Durasinya sekitar 4,5 jam.

"Itu ada 9 file dan menurut staf di KPK yang telah membuka durasinya sekitar 4,5 jam," kata Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.

Hal itu disampaikan dia dalam sidang MK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (3/11/2009).

Sebelumnya, rekaman tersegel dalam amplop coklat. Diserahkan langsung oleh Tumpak kepada Mahfud.

9 file tersebut yakni kasus Masaro oleh Anggoro, perincian uang Anggoro oleh Ari Muladi, minta bantuan ke Kejaksaan, pencatutan nama RI 1, minta bantuan LSPK, menyusun dari suap ke pemerasan, lapor buat yang menang dan buat CMH, perhitungan fee pihak terkait, untuk mempengaruhi AM kembali ke BAP awal. detiknews.

Info lain
ISI Rekaman KPK Berisi 9 File Durasi 4,5 Jam isu kasus hukum pimpinan KPK.

Wuih.. Rekaman Mencapai 4,5 Jam

Panjang rekaman dugaan rekayasa kasus yang menjerat pimpinan KPK (nonaktif), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, mencapai 4,5 jam. Adapun hasil transkrip dari rekaman tersebut mencapai 7 bundel dan 9 files.

"Menurut staf teknisi kami yang sudah mendengarkan, rekaman tersebut durasinya sekitar 4.5 jam dan terdiri dari sembilan file," tutur PLT Ketua KPK Tumpak Hatorangan dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (3/11).

Rekaman yang pertama kali muncul dengan segel itu dibuka di depan majelis hakim oleh Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean. "Ini masih disegel, kami belum tahu isinya karena kami masih (pimpinan) baru," tutur Hatorangan. kompas.

Babak Baru Perseteruan "Cicak Vs Buaya"

Foto Gambar Babak Baru Perseteruan Cicak Vs Buaya
Artikel yang cukup menarik mengenai Babak Baru Perseteruan "Cicak Vs Buaya"

KASUS penahanan dua wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, oleh Polri, Kamis (29/10/2009) lalu, menimbulkan gelombang pro dan kontra di masyarakat.

Bagi mereka yang mendukung tindakan Polri, sebagai aparat penegak hukum Polri berwenang menangani masalah itu tanpa harus ada intervensi dari pihak mana pun. Bagi mereka yang kontra, sebaliknya: tindakan Polri itu tidak perlu dilakukan karena kedua pimpinan KPK nonaktif itu sangat kooperatif selama proses penyidikan oleh Polri.

Lanjut baca Babak Baru Perseteruan "Cicak Vs Buaya"

Keduanya dijadikan tersangka dan ditahan oleh Polri karena dituduh menyalahgunakan wewenangnya terkait kebijakan pencekalan terhadap Direktur PT Masaro Anggoro Widjaja serta pencekalan dan pencabutan cekal mantan Direktur Utama PT Era Giat Prima Joko S Tjandra yang diduga melakukan tindakan korupsi. Padahal, jika keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi penyuapan, mengapa bukan itu tuduhannya dan mengapa pula mereka yang melakukan penyuapan tidak dijadikan tersangka?

Kasus ini tidak akan ramai dibicarakan orang seandainya tidak ada testimoni dari mantan Ketua KPK Antasari Azhar, yang menyebut dua unsur pimpinan KPK itu menerima suap terkait kasus yang melibatkan Direktur PT Masaro Anggoro Widjaja. Istilah "kriminalisasi KPK" juga muncul akibat beredarnya transkrip rekaman percakapan antara Anggodo Widjaja (adik Anggoro Widjaja) dan sejumlah orang, termasuk pejabat di Kejaksaan Agung dan Polri yang diduga berisi rekayasa kriminalisasi terhadap Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Di dalam transkrip itu juga terungkap "pencatutan" nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang seolah-olah merestui kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK itu.

Gelombang Dukungan

Kasus Bibit dan Chandra menjadi ramai karena diduga ada persekongkolan politik antara penguasa, penegak hukum, dalam hal ini Polri dan Kejaksaan Agung, dan pelaku korupsi untuk mengkriminalisasikan para pimpinan KPK yang tujuan akhirnya ialah melemahkan KPK. Gelombang dukungan terhadap Bibit dan Chandra bukan saja datang dari masyarakat yang aktif di dunia maya (internet), melainkan juga dari kalangan intelektual, aktivis antikorupsi, dan beberapa tokoh masyarakat.

Mereka amat peduli pada nasib KPK sebagai lembaga independen yang selama ini masih mendapatkan tempat teratas dalam kepercayaan masyarakat pada institusi penegak hukum yang membongkar kasus korupsi, di atas institusi Polri, Mahkamah Agung, dan Kejaksaan Agung. Dalam kacamata masyarakat yang melek hukum dan politik, ada unsur ketidakpatutan (unfairness) oleh Polri dalam penanganan kasus para pimpinan KPK tersebut.

Jika Polri benar-benar memenuhi asas kepatutan, seharusnya polisi tidak memiliki kepentingan (disinterested), tidak memiliki perhatian (unattentive) atau bersikap tidak memihak (imparsial) dan harus profesional dalam menyelesaikan kasus itu. Berbagai kalangan menduga Polri menjadi "pion" persekongkolan politik antara penguasa dan pengusaha nakal, yang bertujuan melemahkan KPK serta menghancurkan kredibilitas para pimpinan KPK agar penegakan hukum atas kasus-kasus korupsi tidak mendapatkan dukungan riil masyarakat.

Persekongkolan politik itu justru menimbulkan gelombang protes masyarakat yang bertujuan menyelamatkan KPK. Semboyan "Cinta Indonesia, Cinta KPK" bukan gema slogan kosong semata, melainkan tumbuh berkembang menjadi kekuatan rakyat melawan rezim kesewenang-wenangan. Seandainya Polri menjadi bagian dari aparat penegak hukum yang independen, gelombang demonstrasi di depan Mabes Polri tidak akan terjadi. Apa yang dilakukan masyarakat bukan berarti mereka lebih mencintai KPK dan membenci Polri, sebaliknya justru rakyat ingin menunjukkan kecintaan mereka kepada institusi Polri yang menjadi garda terdepan penegakan hukum di Indonesia.

Jika Polri menjadi institusi independen yang lepas dari intervensi kekuasaan untuk kepentingan penguasa, citra Polri di mata masyarakat tentu akan semakin baik. Biar bagaimanapun Polri adalah institusi penegak hukum yang akan terus ada selama republik ini masih ada. Sedangkan KPK dan berbagai komisi yang lain hanyalah institusi yang bersifat sementara-yang keberadaannya tergantung pada kapan era transisi di Indonesia berganti menjadi situasi normal. Pimpinan dan jajaran Polri seharusnya sadar bahwa mereka mengemban amanat rakyat.

Bukan saja sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat; melainkan juga sebagai salah satu unsur utama penegakan hukum di Indonesia. Jika langkah Polri lebih dikendalikan oleh kepentingan ekonomi, politik, dan hukum duet "penguasa dan pengusaha nakal", upaya Polri untuk memperbaiki citranya melalui langkah-langkah quick-wins yang terpampang di berbagai sudut kota-kota besar di Indonesia tentu tidak akan tercapai. Siapa pun yang berkuasa dapat melakukan langkah "cuci tangan" ketika masyarakat mencium adanya kejanggalan di dalam kasus penegakan hukum di Indonesia.

Ketika itu terjadi, Polri pun menjadi sasaran tembak kritik dari masyarakat. Ini patut disayangkan karena dalam dua bulan terakhir ini nama Polri sedang melambung tinggi karena keberhasilannya dalam melemahkan kelompok teroris yang dipimpin oleh Noordin M Top. Keberhasilan Polri yang begitu baik menjadi sirna akibat adanya berbagai kejanggalan dalam penanganan kasus-kasus yang melibatkan para pimpinan KPK.

Herannya pula, mengapa ada perwira tinggi Polri yang dengan ringannya memberi label persoalan antara KPK dan Polri ini sebagai perseteruan antara "cicak versus buaya". Istilah itu menjadi aneh karena cicak dan buaya masih satu keluarga binatang melata yang tidak mungkin berseteru atau saling memakan satu sama lain.

Tumbal

Kini, setelah Presiden SBY bertemu dengan empat tokoh-Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia Teten Masduki, dan guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana-diusulkan tiga opsi penyelesaian. Pertama, gelar perkara kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah; kedua, pembentukan tim pencari fakta; ketiga, proses hukum bagi yang terlibat kasus itu.

Kita harap ini bukan bagian dari etalase politik untuk memperbaiki citra SBY yang mulai agak menurun terkait dengan komitmennya pada pemberantasan kasus-kasus korupsi. Jika itu hanya digunakan sebagai etalase politik penguasa, tinggallah Polri menjadi pelengkap penderita, kalau tidak dapat dikatakan sebagai tumbal, dalam perkara yang melibatkan kasus para pimpinan KPK.

Satu hal yang kita takutkan ialah kalau kemudian muncul tuduhan dari kalangan Istana sendiri bahwa tindakan Polri sewenang-wenang, tidak melalui due process yang benar, alasan Polri menjadikan dua pimpinan KPK tersebut sebagai tersangka amat lemah, Polri juga dipandang terlalu arogan menempatkan diri sebagai "buaya" yang lebih besar daripada KPK yang hanya sebesar "cicak". Jika ini terjadi amat sulit bagi Polri untuk mengembalikan citranya sebagai aparat penegak hukum yang tepercaya. Quo vadis Polri?

IKRAR NUSA BHAKTI
Profesor Riset Bidang Intermestic Affairs LIPI

GANGGANG Penyebab Kepunahan DINOSAURUS Pembunuh MEKANIK Dalam Proses Seleksi ALAM

Foto GANGGANG Penyebab Kepunahan Gambar DINOSAURUS Pembunuh MEKANIK Dalam Proses Seleksi ALAM
TERNYATA Ganggang ebrpartisipasi dalam mendorong Kepunahan DINOSAURUS! Pembunuh MEKANIK Dalam Proses Seleksi ALAM! Kecil tapi hebat!

Studi terbaru menyebutkan, ada kemungkinan bahwa tumbuhan ganggang turut andil dalam kemusnahan dinosaurus.

Pada sekira 540 juta tahun silam, terjadi pemusnahan lima jenis organisme dalam jumlah besar. Dalam hal ini, 50 hingga 90 persen dari organisme yang punah tersebut merupakan spesies hewan.

Kupas tuntas peranan ganggang dalam proses kepunahan dinosaurus. The little killer!

Ganggang Berperan Dalam Kepunahan Dinosaurus?

Hasil studi yang dilakukan James Castle dan John Rodgers dari Clemson University menyebutkan, racun ganggang memainkan peranan penting dalam kepunahan lima organisme Bumi, termasuk di antaranya spesies yang paling dikenal yaitu hilangnya populasi hewan-hewan dinosaurus sekira 65 juta tahun lalu.

"Kami tidak menemukan adanya fosil gangang pada masa kepunahan dinosaurus. Namun kami menduga, bentuk lain dari ganggang turut berperan dalam proses kepunahan tersebut," kata Castle seperti dikutip dari LiveScience, Selasa (3/11/2009).

Ganggang merupakan organisme sangat sederhana yang mendapatkan energi dari cahaya matahari. Beberapa spesies ganggang menghasilkan racun yang membahayakan organisme air lainnya dan juga manusia.

Contohnya, satu kelompok ganggang bernama dinoflagellates dapat melepaskan neurotoxin atau racun syaraf yang menyerang sel syaraf.

Ganggang dan mikroba lainnya dapat tumbuh dengan cepat dan bisa mengumpulkan populasi yang padat saat dia mendapatkan nutrisi yang berlimpah. Keadaan ini biasa disebut dengan 'algae blooms'.

Pada masa ini, racun ganggang akan menyebar dan memiliki efek yang dapat membinasakan seluruh ekosistem, seperti ikan, mamalia laut, burung dan bahkan manusia.

Namun Castle dan Rodgers menyebutkan, hipotesis ini tidak berarti menyebutkan bahwa ganggang merupakan satu-satunya faktor kepunahan dinosaurus dan organisme purbakala lainnya.

Keduanya menganggap gangang sebagai bagian dari "mekanisme membunuh" dalam proses seleksi alam. okezone.

SENJATA Rahasia YAHOO Terungkap Aplikasi TRAFFIC SERVER Membuat Proses Situs SUPER CEPAT

Foto Gambar SENJATA Rahasia YAHOO Terungkap Aplikasi TRAFFIC SERVER Membuat SItus SUPER CEPAT
Akhirnya SENJATA Rahasia YAHOO Terungkap! Aplikasi TRAFFIC SERVER Membuat Proses Situs Yahoo menjadi SUPER CEPAT!

Yahoo memiliki senjata khusus yang membantu situs-situsnya beroperasi lebih cepat. Bukannya dirahasiakan, senjata itu justru diserahkan Yahoo ke komunitas Open Source.

Seperti dikutip Cnet, Selasa (3/11/2009), Yahoo telah membuka kode aplikasi bernama Traffic Server ke komunitas Open Source lewat Apache Software Foundation. Traffic Server merupakan aplikasi yang diklaim bisa membantu sebuah situs bereaksi lebih cepat dalam melayani pengunjungnya.

Menarik untuk disimak lebih lanjut terbongkarnya aplikasi rahasia Yahoo yang websitenya bergerak super cepat.

Yahoo Umbar Senjatanya untuk Situs Cepat

Aplikasi C++ dengan 200.000 baris kode itu telah digunakan Yahoo dalam operasionalnya sejak perusahaan itu mengakuisisi Inktomi pada 2002. Saat ini Yahoo menggunakan Traffic Server untuk menghantarkan 30 miliar web object dan 400 terabyte data per hari.

Traffic Server digunakan Yahoo dalam berbagai aplikasi. Misalnya, Javascript hasil pertandingan yang ada di Yahoo Sports menggunakan aplikasi ini sehingga bisa tampil lebih cepat. Ini terpisah dari bagian lain halaman Yahoo Sports yang menggunakan Web Server biasa.

Traffic Server juga digunakan Yahoo untuk memproses banyak hal mulai dari manajemen Cookies pada Yahoo Mail, menyimpan cache situs agar mengurangi beban server web hingga menyimpan alamat Web dari Domain Name System (DNS) untuk mempercepat akses jaringan.

Yahoo berharap komunitas pengguna Traffic Server akan tumbuh dan berkembang layaknya komunitas pengguna teknologi pengolah data Hadoop. Diperkirakan butuh waktu enam bulan bagi seorang developer untuk mulai mempelajari Traffic Server. detikinet.com.

Super Web Saingan Yahoo Google eBay Amazon Dibangun Telkom INDONESIA

Foto Gambar Super Web Saingan Yahoo Google Amazon Dibangun Telkom Indonesia
DAHSYAT! Super Web Situs Saingan Yahoo Google Amazon akan Dibangun Telkom!

Telkom mengeluarkan investasi awal sebesar US$ 2 juta untuk membangun super portal seperti Yahoo, Google, eBay, dan Amazon.

"Investasi awal ini untuk memenuhi kebutuhan super portal hingga akhir 2010," kata Direktur Utama Rinaldi Firmansyah, di gedung Grha Citra Caraka Telkom.

Pembangunan super portal merupakan salah satu strategi transformasi bisnis yang dilakukan Telkom dalam bisnis Telekomunikasi, IT Service, Media dan Edutainment (TIME).

Lanjut dibaca ya situs saingan Yahoo Google eBay ala Telkom Indonesia.

Telkom Bangun Super Portal US$ 2 Juta

Pembangunan telah dilakukan Telkom sejak setahun lalu dengan menggandeng Bubu.com untuk mengembangkan konten. Alasannya, menurut Rinaldi, portal yang dibangun bukan portal berita, melainkan portal e-commerce seperti Amazon dan eBay.

"Dari total investasi awal yang kami keluarkan, biaya terbesar kami keluarkan untuk marketing. Untuk perangkat dan bandwidth sudah disediakan Telkom," jelas orang nomor satu di BUMN telekomunikasi tersebut.

Super portal yang dibangun Telkom merupakan pengembangan dari portal www.plasa.com yang dimiliki perusahaan itu. Sementara alamat terbarunya masih dirahasiakan.

"Tunggu saja. Kami akan soft launch tanggal 5 November 2009 ini sebelum menggelar
grand launch awal kuartal satu 2010," tandas Rinaldi.

Dari transformasi bisnisnya, Telkom membidik 60% pendapatan dari industri TIME dalam waktu lima tahun ke depan. TIME dinilai sebagai 'New Wave' di industri ICT yang tak hanya mengandalkan sektor telekomunikasi, namun juga konten, portal, media, dan solusi TI.detikinet.

INOVASI TERBARU: Spesies Bunga Penyerap NITROGEN

INOVASI Baru Spesies Bunga Tanaman Penyerap Nitrogen
INOVASI Baru Spesies Bunga Penyerap Nitrogen! Ada-ada aja ya :)

Toyota sejak lama di kritik karena produk mobil mereka berdampak buruk pada lingkungan. Itu menebus itu, perusahaan otomotif ini kemudian menciptakan dua spesies bunga yang berfungsi mengurangi dampak buruk proses produksi teknologi terhadap lingkungan.

Dua spesies bunga ini mampu menyerap gas nitrogen oksida dan mengambil panas dari atmosfer. Bunga tersebut dikembangkan dari tumbuhan cherry dan gardenia.

Tuntaskan membaca artikel tanaman jenis spesies baru yang dapat menyerap nitrogen.

Toyota Kembangkan Spesies Bunga Penyerap Nitrogen

"Penyerapan gas beracun dapat merendahkan temperatur di wilayah industri," kata juru bicara Toyota, seperti dikutip dari Slashdot, Senin (2/10/2009).

Lebih lanjut dia menyebutkan, daun tumbuhan cherry memiliki karakteristik unik yang bisa menyerap gas beracun dan membahayakan lingkungan.

Sementara daun gardenia menghasilkan uap air di udara yang menurunkan temperatur di sekitar wilayah industri, sehingga mengurangi kebutuhan akan energi untuk pendingin dan lebih sedikit menghasilkan gas karbondioksida.

KOMPUTER Bisa Kenali Aksara Jawa UNESCO Sejajarkan Dengan Bahasa Latin China Arab

Foto Gambar KOMPUTER Bisa Kenali Aksara Jawa UNESCO Sejajarkan Dengan Bahasa Latin China Arab
WOW! Komputer Bisa Kenali Aksara Jawa Lho! UNESCO Sejajarkan Bahasa Jawa Dengan Bahasa Latin China Arab!

Organisasi Pendidikan, ilmu dan Budaya (UNESCO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyetujui penggunaan aksara jawa (hanacaraka) sebagai salah satu font di komputer.

Dilansir Xinhua, Senin (2/11/2009), UNESCO akan menyejajarkan aksara jawa ke dalam daftar alphabet international yang ada di dalam komputer, bersama aksara lain seperti latin, China dan Arab.

Kupas tuntas komputer akan mampu mengenali Aksara Jawa di masa depan!

Komputer Bakal Kenali Aksara Jawa

"Aksara jawa telah diketahui oleh UNICODE, sebuah lembaga di bawah UNESCO yang mengurusi kode aksara standard dalam komputer," ujar pemimpin redaksi majalah Jawa tertua 'Penyebar Semangat' Aryo Tumoro.

Aksara jawa sendiri telah diakui secara internasional berkat UNICODE pada tanggal 2 Oktober lalu, bertepatan dengan pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai aset budaya Indonesia.

Permohonan pengakuan internasional terhadap aksara jawa tersebut dilayangkan oleh ahli budaya jawa Ki Demang Sokowaten dari Yogyakarta, sejak 9 September 2007. Namun permohonan ini baru mendapat persetujuan UNESCO pada Oktober lalu.

Sokowaten sendiri telah memiliki situs berbahasa Jawa sejak Januari 2006 dengan nama ki-demang.com yang berisi segala hal yang berhubungan dengan budaya Jawa, filosofi, cerita singkat, dongeng maupun resep makanan. okezone.